MEMASUKKAN PROGRAM KE DALAM PLC
A.
Mode Operasi PLC
Operasi PLC dikategorikan dalam tiga mode
yaitu : PROGRAM, MONITOR, dan RUN. Pilihan mode operasi harus dipilih dengan
tepat sesuai dengan aktifitas dalam sistem kendali PLC.
Mode PROGRAM digunakan untuk membuat dan mengedit program, menghapus memori, atau mengecek kesalahan program. Pada mode ini, program tidak dapat dieksekusi/ dijalankan.
Mode MONITOR digunakan menguji operasi sistem, seperti memonitor status operasi, melaksanakan instruksi force set dan force reset bit I/O, merubah SV (Set Value) dan PV (Present Value) timer dan counter, merubah data kata, dan mengedit program online.
Mode RUN digunakan untuk menjalankan program. Status operasi PLC dapat dimonitor dari peralatan pemrogram, tetapi bit tdk dapat di paksa set/ reset dan SV/PV timer dan counter tidak dapat diubah.
Mode PROGRAM digunakan untuk membuat dan mengedit program, menghapus memori, atau mengecek kesalahan program. Pada mode ini, program tidak dapat dieksekusi/ dijalankan.
Mode MONITOR digunakan menguji operasi sistem, seperti memonitor status operasi, melaksanakan instruksi force set dan force reset bit I/O, merubah SV (Set Value) dan PV (Present Value) timer dan counter, merubah data kata, dan mengedit program online.
Mode RUN digunakan untuk menjalankan program. Status operasi PLC dapat dimonitor dari peralatan pemrogram, tetapi bit tdk dapat di paksa set/ reset dan SV/PV timer dan counter tidak dapat diubah.
B.
Jenis-Jenis Alat Pemrogram
Ada beberapa jenis alat untuk memasukkan program ke dalam PLC yaitu komputer yang dilengkapi dengan software ladder misalnya CX-Programmer, Konsol Pemrogram, dan Programmable Terminal.
Dengan software ladder CX-Programmer, program yang dimasukkan ke dalam PLC dapat berbentuk diagram ladder atau kode mneumonik, tetapi Konsol Pemrogram hanya dapat memasukkan program dalam bentuk kode mneumonik.
C. Sambungan Alat Pemrogram
PLC dapat disambung ke Konsol Pemrogram atau komputer dengan software ladder seperti CX-Programmer, SSS (Sysmac Support Software), atau Syswin, dan Programmable Terminal.
1. Sambungan Konsol Pemrogram
Hubungkan Konsol Pemrogram ke port peripheral PLC. Konsol Pemrogram tidak dapat disambung ke port RS-232C. PLC akan otomatis berkomunikasi dengan Konsol Pemrogram tanpa memandang metode komunikasi yang dipilih pada saklar komunikasi PLC
2. Sambungan Komunikasi Host Link
Komunikasi Host Link adalah komunikasi antara PLC dan komputer yang didalamnya diinstal software ladder. Komputer dapat disambung ke port peripheral atau port RS-232C PLC. Port peripheral dapat beroperasi dalam mode Host Link atau mode peripheral bus. Port RS-232C beroperasi hanya dalam mode Host Link. Komputer dapat disambung ke port peripheral PLC dengan adapter RS- 232C : CQM1-CIF02 atau CPM1-CIF01.
3. Sambungan Komunikasi NT Link
Komunikasi NT Link adalah komunikasi antara PLC dan Programmable Terminal.Pada Link NT 1:1, PLC dapat disambung langsung ke Programmable Terminal yang disambung ke port RS-232C. Ia tidak dapat disambung ke port peripheral.
Ada beberapa jenis alat untuk memasukkan program ke dalam PLC yaitu komputer yang dilengkapi dengan software ladder misalnya CX-Programmer, Konsol Pemrogram, dan Programmable Terminal.
Dengan software ladder CX-Programmer, program yang dimasukkan ke dalam PLC dapat berbentuk diagram ladder atau kode mneumonik, tetapi Konsol Pemrogram hanya dapat memasukkan program dalam bentuk kode mneumonik.
C. Sambungan Alat Pemrogram
PLC dapat disambung ke Konsol Pemrogram atau komputer dengan software ladder seperti CX-Programmer, SSS (Sysmac Support Software), atau Syswin, dan Programmable Terminal.
1. Sambungan Konsol Pemrogram
Hubungkan Konsol Pemrogram ke port peripheral PLC. Konsol Pemrogram tidak dapat disambung ke port RS-232C. PLC akan otomatis berkomunikasi dengan Konsol Pemrogram tanpa memandang metode komunikasi yang dipilih pada saklar komunikasi PLC
2. Sambungan Komunikasi Host Link
Komunikasi Host Link adalah komunikasi antara PLC dan komputer yang didalamnya diinstal software ladder. Komputer dapat disambung ke port peripheral atau port RS-232C PLC. Port peripheral dapat beroperasi dalam mode Host Link atau mode peripheral bus. Port RS-232C beroperasi hanya dalam mode Host Link. Komputer dapat disambung ke port peripheral PLC dengan adapter RS- 232C : CQM1-CIF02 atau CPM1-CIF01.
3. Sambungan Komunikasi NT Link
Komunikasi NT Link adalah komunikasi antara PLC dan Programmable Terminal.Pada Link NT 1:1, PLC dapat disambung langsung ke Programmable Terminal yang disambung ke port RS-232C. Ia tidak dapat disambung ke port peripheral.
D. Memasukkan
Program Menggunakan CX-Programmer
CX Programmer adalah software
ladder untuk PLC merk OMRON. Ia beroperasi di bawah sistem operasi Windows,
oleh sebab itu pemakai software ini diharapkan sudah familier dengan sistem
operasi Windows antara lain untuk :
Menjalankan
software program aplikasi
Membuat
file baru
Menyimpan
file
Mencetak
file
Menutup
file
Membuka
file
Keluar
dari (menutup) software program
Ada beberapa persyaratan
minimum yang harus dipenuhi untuk bisa mengoperasikan CX Programmer secara
optimal yaitu :
Komputer
IBM PC/ AT kompatibel
CPU
Pentium I minimal 133 MHz
RAM
32 Mega bytes
Hard
disk dengan ruang kosong kurang lebih 100 MB
Monitor
SVGA dengan resolusi 800 x 600
Disarankan untuk menggunakan mouse, meskipun semua
operasi dapat menggunakan keyboard.
1.
Menjalankan CX Programmer
Ada banyak cara untuk menjalankan
suatu software termasuk CX Programmer. Berikut ini ditunjukkan cara umum
menjalankan software dalam sistem operasi Windows
Klik tombol Start > Program > OMRON > CX-Programmer
> CX- Programmer. Ada beberapa menu/ command
yang perlu diketahui pada layar CX-Programmer utama yaitu :
Menu/Command
|
Fungsi
|
|
File
|
File>New
|
Membuat file baru
|
File>Open
|
Membuka file
|
|
File>Exit
|
Keluar dari CX-Programmer
|
|
View>Toolbar
|
Menampilkan/ menyembunyikan
toolbar
|
|
Tool>Option
|
Mengatur beberapa opsi :
|
|
Help
|
Help Topic
|
Meminta penjelasan menurut
topik
|
Help Content
|
Meminta penjelasan menurut
isi
|
2. Membuat file bars
Klik File, New untuk membuat file baru. Kotak dialog Change PLC ditampilkan
Pada kotak Device Type,
klik tanda untuk memilih tipe PLC yang akan
digunakan. Kemudian klik Setting untuk
memilih jumlah input/output PLC. Kotak dialog Device Type Setting ditampilkan.
Pada General, CPU Type, klik tand untuk memilih jumlah I/O
PLC, OK. Kembali ke kotak dialog Change
PLC, pilih OK. Layar CX-Programmer ditampilkan.
Secara
default ada tiga window tampil secara bersamaan, yaitu :
a. Window diagram ladder
Di sini, diagram ladder akan digambar.
b. Window Project Workspace
Window Project Workspace (Ruang Kerja Proyek) menampilkan proyek sebagai struktur hierarkhi antara PLC dan rincian program. Penjelasan beberapa obyek dalam struktur ini sebagai berikut
a. Window diagram ladder
Di sini, diagram ladder akan digambar.
b. Window Project Workspace
Window Project Workspace (Ruang Kerja Proyek) menampilkan proyek sebagai struktur hierarkhi antara PLC dan rincian program. Penjelasan beberapa obyek dalam struktur ini sebagai berikut
- PLC Menampilkan dan merubah tipe PLC, menampilkan mode operasi
- Symbols Global Menampilkan simbol global, yaitu simbol yang digunakan secara umum untuk semua program. Yang dimaksud symbols adalah operand dalam daerah memori PLC.
- Program Menampilkan nama program (proyek)
- Symbol Local Menampilkan simbol lokal, yaitu simbol yang digunakan hanya pada program yang sedang aktif.
- Section Menampilkan/ menyembunyikan tampilan diagram ladder.
c. Window Output
Window output menampilkan kesalahan dalam menulis diagram ladder.
Kesalahan juga ditunjukkan secara langsung dalam window diagram ladder,
dimana akan muncul tampilan warna merah pada bagian program yang salah.
Layar komputer yang menampilkan tiga window sekaligus akan mempersempit
tampilan diagram ladder. Oleh sebab itu, jika diperlukan ruang diagram ladder
yang lebih luas, dua window yang terakhir dapat ditutup dengan cara mengklik
toolbar x pada masing-masing window, atau dengan mengklik toolbar yang
sesuai pada layar CX-Programmer.
Window output menampilkan kesalahan dalam menulis diagram ladder.
Kesalahan juga ditunjukkan secara langsung dalam window diagram ladder,
dimana akan muncul tampilan warna merah pada bagian program yang salah.
Layar komputer yang menampilkan tiga window sekaligus akan mempersempit
tampilan diagram ladder. Oleh sebab itu, jika diperlukan ruang diagram ladder
yang lebih luas, dua window yang terakhir dapat ditutup dengan cara mengklik
toolbar x pada masing-masing window, atau dengan mengklik toolbar yang
sesuai pada layar CX-Programmer.
3. Menggambar Diagram Ladder
CX-Programmer membebaskan pemakai untuk membuat program dalam bentuk diagram ladder atau mneumonik. Tetapi, akan lebih baik menggunakan program diagram ladder.Pemakai juga dibebaskan untuk menggunakan operasi toolbar, atau shortcut keyboard. Fungsi masing-masing toolbar dan shortcut ditunjukkan pada tabel berikut ini :
CX-Programmer membebaskan pemakai untuk membuat program dalam bentuk diagram ladder atau mneumonik. Tetapi, akan lebih baik menggunakan program diagram ladder.Pemakai juga dibebaskan untuk menggunakan operasi toolbar, atau shortcut keyboard. Fungsi masing-masing toolbar dan shortcut ditunjukkan pada tabel berikut ini :
Menu/ Comand
|
Toolbar
|
Shortcut
|
Insert>Contact>Normally
Open
|
C
|
|
Insert>Contact>Normally
Closed
|
/
|
|
Insert>Vertical>Up
|
U
|
|
Insert>Vertical>Down
|
V
|
|
Insert>Horizontal
|
-
|
|
Insert>Coil>Normally
Open
|
O
|
|
Insert>Coil>Normally
Closed
|
Q
|
|
Insert>Instruction
|
I
|
Lakukan prosedur persiapan hingga tampil layar CX-Programmer
seperti dijelaskan diatas.
a.
Tempatkan
kursor pada sel kiri atas. Klik Insert
> Contact > Normally Open , maka muncul kotak dialog New
Contact
Pada kotak Name or address, ketik ‘1’ untuk menulis operand 0.01. Klik OK atau tekan Enter. Kursor akan bergeser ke kanan satu sel.
Pada kotak Name or address, ketik ‘1’ untuk menulis operand 0.01. Klik OK atau tekan Enter. Kursor akan bergeser ke kanan satu sel.
b.
Klik
Insert > Contact > Normally Closed
atau , ketik ‘0’ untuk menulis operand 0.00, Klik OK atau tekan Enter.
c.
Klik
Insert > Coil > Normally Open , maka muncul kotak dialog New Coil
d.
Ketik
‘1000’ untuk menulis operand 10.00. Klik OK
atau tekan Enter.
e.
Tekan
Enter, untuk menambah baris pada
rung yang sama. Kursor berpindah ke awal baris baru.
f.
Klik
Insert > Contact > Normally Open , ketik ‘1000’,
OK.
h.
Tekan
tombol Esc untuk menon-aktifkan
toolbar yang sedang aktif. Pindahkan kursor ke awal rung baru dengan
menggunakan tombol anak panah. Begitu kursor berpindah ke rung baru, diagram
ladder secara otomatis mengembang ke kanan.
i.
Klik
Insert > Instruction untuk menulis
instruksi lainnya.
Ketik END pada kotak Instruction, OK. Pindahkan kursor ke rung baru. Seperti tadi, instruksi END
mengembang ke kanan otomatis.
4. Menyimpan File
j.
Klik
File Save untuk menyimpan
file. Muncul kotak dialog Save CX-Programmer File.
Pada
kotak Save input type, klik untuk memilih
tipe file. Pilih CX-Programmer Project Files, lalu klik .
Sekarang,
file proyek telah disimpan dalam memori dan file ini dapat diakses setiap saat
untuk ditindak-lanjuti.
5. Menutup File
l.
Klik
File> close untuk menutup file.
6.
Membuka file proyek
n.
Klik
pada kotak file
name untuk memilih nama-nama file yang ada pada memori.
7.
Mentransfer program ke dalam
PLC
Operasi pemrograman PLC dibedakan
menjadi operasi offline dan operasi online. Operasi offline adalah kegiatan
pemrograman yang tidak memerlukan unit PLC, misalnya membuat diagram ladder,
menyimpan file. Operasi online adalah kegiatan pemrograman yang tidak dapat
dilakukan tanpa adanya unit PLC, misalnya mentransfer program, memonitor
program, dan menjalankan program.
Transfer
program dibedakan menjadi dua yaitu : Download
dan Upload. Download adalah
pemindahan program dari komputer ke PLC, sedangkan upload adalah pemindahan
program dari PLC ke komputer.
Operasi
transfer program hanya dapat dilakukan dalam mode operasi PROGRAM. Jika PLC
tidak dalam mode ini, CX-Programmer akan merubah mode secara otomatis.
Prosedur
transfer program dari komputer ke PLC (Download) sebagai berikut :
a.
Klik
menu PLC > Work Online, untuk
beralih ke operasi online. Pada layar muncul pesan meminta konfirmasi untuk
beralih ke operasi online.
Klik Yes untuk melanjutkan operasi. Latar belakang layar diagram ladder
berubah menjadi gelap yang menunjukkan anda sedang berada pada operasi on-line.
b.
Klik
menu PLC > Transfer > To PLC
untuk mendown-load program. Muncul kotak dialog yang meminta penjelasan apa
saja yang akan di transfer : program atau setting, atau keduanya. Setelah
dipilih, klik OK.
Kotak dialog konfirmasi transfer program ditampilkan.
Konfirmasi ini penting karena perintah transfer program akan berpengaruh
terhadap PLC yang disambung.
c.
Klik
Yes untuk melanjutkan operasi. Pada
layar ditunjukkan operasi transfer program sedang berlangsung.Jika selesai, ada informasi :
Download successful.
d.
Klik
OK. Program anda sekarang sudah ada
di PLC.
E.
Memasukkan Program
Menggunakan Konsol Pemrogram
Konsol Pemrogram hanya dapat
memasukkan program yang dibuat dalam bentuk kode mneumonik. Program yang dibuat
dalam bentuk diagram ladder jika akan dimasukkan ke dalam PLC menggunakan
Konsol Pemrogram harus dikonversi terlebih dahulu ke dalam bentuk mneumonik.
Berbeda dengan alat pemrogram software ladder, sekali Konsol Pemrogram disambung dengan PLC, semua aktivitas penulisan ditransfer langsung ke dalam PLC. Hal ini karena PLC hanya mengerti program bentuk mneumonik.
Berbeda dengan alat pemrogram software ladder, sekali Konsol Pemrogram disambung dengan PLC, semua aktivitas penulisan ditransfer langsung ke dalam PLC. Hal ini karena PLC hanya mengerti program bentuk mneumonik.
Ada tiga bagian penting Konsol
Pemrogram yaitu :
>
Layar
LCD
>
Saklar
pilih mode operasi
>
39
buah tombol yang terdiri atas :
16
buah tombol instruksi,
13
buah tombol fungsi, dan
10
buah tombol angka.
1.
Langkah Persiapan
Sebelum mentrasfer program, harus
dilakukan langkah-langkah persiapan sebagai berikut :
a.
Merubah Mode Operasi
Sekali Konsol Pemrogram telah
disambung, saklar modenya dapat digunakan untuk merubah mode operasi PLC.
Tampilan mode (<PROGRAM>,<MONITOR>, atau <RUN>) akan muncul pada
layar Konsol Pemrogram.Operasi tombol tidak dapat dilakukan
saat layar Konsol Pemrogram menampilkan
mode operasi. Tekan CLR untuk menghapus tampilan sehingga operasi kunci dapat
dilakukan.Jika Konsol Pemrogram tidak disambung,
saat PLC di on kan ia akan berada pada mode RUN secara otomatis.Set saklar mode pada PROGRAM untuk
memasukkan program ke dalam PLC.
b.
Memasukkan Password
PLC mempunyai password untuk menjaga
akses yang tidak disengaja terhadap program. PLC selalu meminta anda untuk
memasukkan password saat daya pertama disambung atau Konsol Pemrogram dipasang
saat PLC dalam mode operasi. Untuk memasukkan password, tekan tombol
CLR>MONTR>CLR.
c.
Menghapus Memori
Lakukan selalu menghapus seluruh
memori sebelum memasukkan program ke dalam PLC. Prosedur menghapus memori
sebagai berikut :
a.
Tekan
CLR berulang-ulang untuk membawa ke alamat
awal
b.
Tekan
SET>NOT>RESET untuk memulai
operasi.
c.
Tekan
tombol MONTR untuk menghapus memori.
2.
Memasukkan Program
Misalnya, program berikut akan
dimasukkan ke dalam PLC menggunakan Konsol Pemrogram.
Lakukan prosedur sebagai berikut :
a.
Tekan
tombol LD>0>WRITE
b.
Tekan
tombol OR>1>0>0>0>WRITE
c.
Tekan
tombol AND>NOT>1>WRITE
d.
Tekan
tombol OUTPUT>1>0>0>0>WRITE
e.
Tekan
tombol FUN>0>1>WRITE
3.
Menyunting Program
Operasi ini terdiri atas operasi
menyisipkan dan menghapus instruksi. Ini hanya dapat dilakukan dalam mode
operasi PROGRAM.
a.
Menyisipkan Instruksi
Menyisipkan instruksi diperlukan saat
terjadi satu atau lebih baris instruksi terlewatkan saat memasukkan program ke
dalam PLC. Misalnya, ada perbedaan antara program yang seharusnya dan yang
telah ditulis atau dimasukkan :
Maka, instruksi OR 10.00 harus
disipkan pada alamat 00001. Prosedurnya sebagai berikut :
1)
Tekan
tombol CLR untuk membawa ke alamat
awal.
2)
Tekan
tombol 1>È untuk memasukkan alamat
00001.
3)
Tekan
tombol OR>1>0>0>0 untuk menulis instruksi OR 10.00.
4)
Tekan
tombol INS>È untuk untuk menyisipkan
instruksi baru.
b.
Menghapus Instruksi
Operasi menghapus instruksi digunakan
saat satu atau lebih baris instruksi tidak diperlukan dalam program. Misalnya,
dalam program berikut instruksi AND NOT 10.01 pada alamat 00003 tidak diperlukan
dalam program, maka harus dihapus.
Prosedur menghapus instruksi sebagai
berikut :
1)
Tekan
tombol CLR untuk membawa ke alamat
awal.
2)
Tekan
tombol 3>È untuk menulis alamat 00003
3)
Tekan
tombol DEL>Ç untuk menghapus instruksi.
Rangkuman
1.
Ada
tiga mode operasi PLC yaitu mode PROGRAM, MONITOR, dan RUN. Mode PROGRAM
digunakan untuk membuat dan mengedit program, menghapus memori, atau mengecek
kesalahan program. Mode MONITOR digunakan menguji operasi sistem. Mode RUN
digunakan untuk menjalankan program.
2.
Ada
beberapa jenis alat pemrogram antara lain CX-Programmer, Konsol Pemrogram, dan
Programmable Terminal.
3.
Dengan
software ladder CX-Programmer, program yang dimasukkan ke dalam PLC dapat
berbentuk diagram ladder atau kode mneumonik, tetapi Konsol Pemrogram hanya
dapat memasukkan program dalam bentuk kode mneumonik.
4.
Memasukkan
program ke dalam PLC menggunakan CX-Programmer melalui prosedur membuat diagram
ladder, baru mentransfer program.
Membuat Program
Ladder Menggunakan CX-Programmer
Alat dan Bahan
1.
Komputer
IBM/ PC/AT dengan spesifikasi : 1
buah
2.
Diskette
3,5 “ 1,44 MB 1
buah
Langkah Kerja
Operasi
Persiapan
>
Tekan
tombol Start pada CPU komputer. Tunggu hingga proses booting selesai.
>
Klik
Start > Program > OMRON > CX-Programmer > CX-Programmer
Membuat
File Proyek
Program ladder di bawah ini akan
digambar menggunakan software CX-Programmer.
1.
Klik
File > New. Kotak dialog Change
PLC ditampilkan.
2.
Klik
pada kotak Device. Klik Setting.
Kotak dialog Device Type Setting ditampilkan.
3.
Pada
General, CPU Type, klik . Pilih CPU10 kemudian klik OK. Kembali ke kotak dialog Change PLC.
4.
Klik
OK. Layar CX-Programmer ditampilkan.
5.
Tempatkan
kursor pada sel kiri atas. Klik Insert
> Contact > Normally Open, maka muncul kotak dialog New
Contact
6.
Pada
kotak Name or address, ketik ‘1’. Klik OK
atau tekan Enter. Kursor akan bergeser ke kanan satu sel.
8.
Klik
Insert > Coil > Normally Open, maka muncul kotak dialog New Coil.
9.
Ketik
‘1000’ . Klik OK atau tekan Enter.
10.
Tekan
Enter. Kursor berpindah ke awal
baris baru.
11.
Klik
Insert > Contact > Normally Open , ketik ‘1000’,
OK.
12.
Klik
Insert > Vertical > Up
13.
Tekan
tombol Esc. Pindahkan kursor ke awal
rung baru.
14.
Klik
Insert>Instrction. Muncul kotak dialog Instruction .
15.
Ketik
END pada kotak Instruction, OK. Pindahkan
kursor ke rung baru. Seperti tadi, instruksi END mengembang ke kanan otomatis.
Menyimpan File
16.
Klik
File Save Muncul kotak dialog Save CX-Programmer File.
17.
Klik
pada kotak Save input Pilih 3½
Floppy (A:).
18.
Pada
kotak File Name, ketik ‘M1A’, tekan Enter.
Menutup File
19.
Klik
File, close untuk menutup file.
Menutup
CX-Programmer
20.
Klik
File > Exit untuk keluar dari
CX-Programmer.
Mematikan
Komputer
21. Klik Start > ShutDown> Shutdown > OK.
Memasukkan Program Menggunakan CX-Programmer
Alat dan Bahan
1.
Komputer 1
buah
2.
Diskette
3,5 “ 1,44 MB 1
buah
3.
PLC
OMRON CPM1A-10CDRA 1
buah
4.
Adapter
Interface CPM1-C1F01 1
buah
5.
Kabel
RS-232C 3
meter
Langkah Kerja
Operasi
Persiapan
>
Sambunglah
komunikasi Host Link 1:1
>
Tekan
tombol Start pada CPU komputer. Tunggu hingga proses booting selesai.
>
Klik
Start > Program > OMRON > CX-Programmer > CX-Programmer
Membuka
File Proyek
22.
Klik
File > Open untuk membuka file.
Klik pada kotak Look in dan pilih 3½
Floppy (A:) untuk melihat file pada diskette. Pilih M1A, kemudian OK atau tekan Enter. Program ladder ‘M1A’ ditampilkan pada layar.
Mentransfer Program Ke Dalam PLC
23. Klik PLC > Work Online untuk beralih ke mode operasi online.
24.
Klik
PLC > Transfer > To PLC untuk
mendown-load program dari komputer ke PLC. Muncul kotak dialog Download Option.
25.
Klik
OK. Kotak dialog konfirmasi transfer
program ditampilkan.
26.
Klik Yes untuk melanjutkan operasi. Pada
layar ditunjukkan operasi transfer program sedang berlangsung. Jika selesai,
ada informasi : Download successful.
27. Klik OK.
28.
Klik
View > Window > Output.
29.
Tempatkan
kursor di sembarang sel pada Window Diagram Ladder.
30.
Klik
Program >Compile, maka pada
Window Output ditampilkan informasi kesalahan program.
31. Klik kanan di sembarang
tempat pada Window Output, kemudian klik Clear.
Maka informasi di atas akan terhapus.
Menutup File
32. Klik File, close untuk
menutup file.
Menutup
CX-Programmer
33. Klik File > Exit untuk keluar dari CX-Programmer.
Mematikan
Komputer
34. Klik Start > ShutDown> Shutdown > OK.
Memasukkan Program Menggunakan Konsol
Pemrogram
Alat dan Bahan
1.
Konsol
Pemrogram 1
buah
2.
PLC
OMRON CPM1A-10CDRA 1
buah
Langkah Kerja
Operasi
Persiapan
>
Sambunglah
Konsol Pemrogram ke port peripheral PLC.
>
Hubungkan
PLC ke catu daya yang sesuai.
>
Pindahkan
kunci saklar mode operasi ke PROGRAM.
>
Masukkan
password.
>
Hapus
semua memori
Memasukkan
Program
1.
Tekan
tombol Load > 1 > Write.
2.
Tekan
tombol OR > 1 > 0 > 0 > 0
> Write.
3.
Tekan
tombol AND > 0 > Write.
4.
Tekan
tombol OUTPUT > 1 > 0 > 0 > 0
> Write.
5.
Tekan
tombol FUN > 0 > 1 > Write.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar